Mahasiswa Lembaga Pendidikan Bandung Zoo Raih Juara Kompetisi Konservasi Satwa Tingkat Nasional 2026

BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh institusi pendidikan Bandung Zoo melalui mahasiswanya yang berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang bergengsi tingkat nasional. Pencapaian ini membuktikan komitmen Lembaga Pendidikan Bandung Zoo dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkompeten secara akademis, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi industri konservasi dan pengelolaan satwa liar di Indonesia.

Pada Rabu, 17 April 2026, Tim Penelitian Konservasi Satwa dari Lembaga Pendidikan Bandung Zoo secara resmi dinobatkan sebagai juara pertama dalam Kompetisi Inovasi Konservasi Satwa Nasional (KIKSN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan Asosiasi Kebun Binatang Indonesia. Kompetisi ini menghadirkan 47 tim dari berbagai universitas dan lembaga pendidikan tersebar di 23 provinsi di seluruh Indonesia.

Tim pemenang yang terdiri dari lima mahasiswa Lembaga Pendidikan Bandung Zoo berhasil mengalahkan pesaing-pesaing dari institusi pendidikan ternama lainnya dengan menghadirkan proposal inovatif berjudul “Program Breeding dan Reintroduksi Elang Jawa: Strategi Multidisiplin untuk Pemulihan Populasi Spesies Terancam Punah.” Penelitian komprehensif ini menggabungkan aspek biologi, manajemen habitat, pendidikan lingkungan, dan keterlibatan komunitas lokal dalam upaya penyelamatan salah satu spesies burung endemik paling terancam di Indonesia.

Kelima mahasiswa pemenang tersebut adalah Firman Adiputra (Program Studi Manajemen Satwa Liar), Siti Nurhaliza (Program Studi Biologi Konservasi), Bayu Sutrisno (Program Studi Kesehatan Satwa), Devi Wijaya (Program Studi Pendidikan Lingkungan), dan Muhammad Rizki Pratama (Program Studi Ekologi Terapan). Mereka telah berjuang selama delapan bulan melakukan riset lapangan, mengumpulkan data, dan merancang strategi komprehensif yang layak untuk diimplementasikan.

“Kami sangat bangga bahwa mahasiswa-mahasiswa kami memiliki kemampuan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam solusi praktis untuk permasalahan konservasi yang sebenarnya terjadi di lapangan,” ungkap Rektor Lembaga Pendidikan Bandung Zoo, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, ketika dihubungi oleh tim berita kampus pada Kamis pagi, 18 April 2026.

Lebih lanjut, Prof. Bambang menjelaskan bahwa pencapaian ini bukan kebetulan melainkan hasil dari sistem pendidikan berbasis praktik lapangan yang telah diterapkan oleh lembaga sejak didirikan. “Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas dalam bidang konservasi satwa harus dimulai dari pemahaman mendalam tentang habitat alami, perilaku satwa, dan dinamika ekosistem. Oleh karena itu, 60 persen dari kurikulum kami adalah praktik lapangan langsung, termasuk pengelolaan satwa di Bandung Zoo sendiri dan ekspedisi riset ke berbagai ekosistem di Indonesia,” jelas Prof. Bambang dengan penuh antusiasme.

Dekan Fakultas Ilmu Konservasi Lembaga Pendidikan Bandung Zoo, Dr. Eka Sulistyowati, S.Si., M.Si., menambahkan bahwa prestasi tim mahasiswa ini merupakan validasi atas metodologi pembelajaran yang telah mereka terapkan selama bertahun-tahun. “Juara pertama dalam kompetisi nasional prestisius seperti ini bukan hanya simbol kebanggaan institusi, melainkan bukti bahwa lulusan kami siap berkontribusi pada pelestarian sumber daya alam Indonesia,” ungkapnya dengan optimis.

Koordinator Tim Penelitian Mahasiswa, Dr. Suryanto, Ph.D., yang juga menjadi pembimbing langsung tim pemenang, menjelaskan detail tentang proposal yang berhasil meraih hati para juri. Menurut Dr. Suryanto, proposal ini dibangun berdasarkan hasil observasi tiga tahun terhadap populasi Elang Jawa di habitat alami mereka di Taman Nasional Ujung Kulon dan Kawasan Konservasi Priok, ditambah dengan pengalaman Bandung Zoo dalam manajemen breeding program untuk spesies terancam punah.

“Proposal kami menarik karena mengintegrasikan pendekatan holistik. Bukan sekadar membiakkan Elang Jawa di penangkaran, tetapi bagaimana kita memastikan habitat alami mereka pulih, bagaimana kita melatih burung-burung tersebut untuk survival di alam liar, dan yang paling penting, bagaimana kita melibatkan masyarakat lokal sebagai penjaga utama spesies ini,” jelas Dr. Suryanto dengan detail yang menunjukkan dedikasi timnya.

Firman Adiputra, sebagai ketua tim dan mahasiswa semester akhir Program Studi Manajemen Satwa Liar, berbagi pengalaman berharga dari perjalanan menuju pencapaian ini. Dengan raut wajah yang masih penuh dengan kegembiraan, Firman menceritakan proses yang tidak mudah tetapi sangat bermakna.

“Awalnya, kami merasa tertekan karena harus berkompetisi dengan mahasiswa dari universitas-universitas besar. Namun, pembimbing kami terus memotivasi untuk fokus pada kualitas research dan relevansi solusi yang kami tawarkan, bukan hanya pada prestige institusi asal kami,” tutur Firman. “Kami melakukan survei lapangan hingga tiga kali, mengumpulkan data dari lebih dari 200 pengamatan langsung terhadap Elang Jawa, melakukan wawancara mendalam dengan 45 petani dan peternak di sekitar habitat alami, serta menganalisis data genetik dari 12 individu Elang Jawa yang ada di penangkaran nasional.”

Siti Nurhaliza, anggota tim yang bertanggung jawab pada aspek biologi konservasi, menambahkan detail teknis tentang inovasi yang mereka tawarkan. “Salah satu kontribusi unik dari proposal kami adalah pengembangan protokol dietary enrichment untuk Elang Jawa di penangkaran yang disesuaikan dengan diet alami mereka. Ini memastikan bahwa burung-burung yang akan direintroduksi memiliki kesehatan optimal dan perilaku yang sesuai dengan kondisi liar,” jelasnya dengan penuh kebanggaan.

Dampak dari pencapaian ini terasa langsung bagi institusi Lembaga Pendidikan Bandung Zoo. Selain mendapatkan penghargaan uang tunai sebesar Rp 250 juta dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, institusi juga akan menjadi partner resmi pemerintah dalam implementasi program Elang Jawa yang telah diusulkan oleh tim mahasiswa. Ini berarti proyek tersebut bukan hanya tetap di atas kertas akademis, melainkan akan benar-benar dieksekusi di lapangan dengan dukungan penuh dari kementerian.

“Dana yang kami terima akan dialokasikan untuk mendukung laboratorium riset konservasi genetik dan facility perawatan satwa yang lebih baik. Ini akan meningkatkan kapasitas institusi kami dalam melahirkan peneliti dan praktisi konservasi berkualitas tinggi,” papar Prof. Bambang Sutrisno ketika ditanya tentang rencana pemanfaatan hadiah kompetisi tersebut.

Kepala Bandung Zoo, Budi Santoso, S.Hut., M.Si., yang juga merupakan pengguna langsung dari hasil penelitian mahasiswa di lapangan, sangat antusias dengan pencapaian ini. “Mahasiswa-mahasiswa ini telah membuktikan bahwa pengetahuan yang mereka pelajari di kelas dapat diterjemahkan menjadi program aksi nyata. Kami akan terus membuka kesempatan kepada mahasiswa Lembaga Pendidikan Bandung Zoo untuk melakukan penelitian dan praktik langsung di sini, sehingga mereka benar-benar siap ketika terjun ke masyarakat dan industri konservasi,” ujarnya.

Prestasi tim mahasiswa ini juga menarik perhatian media massa nasional dan platform digital. Beberapa media berita terkemuka telah mengangkat cerita inspiratif dari lima mahasiswa yang berhasil melampaui ekspektasi. Hal ini tentunya memberikan visibilitas positif kepada Lembaga Pendidikan Bandung Zoo di tingkat nasional dan bahkan internasional.

Direktur Akademik Lembaga Pendidikan Bandung Zoo, Dr. Hartono, M.S., mengatakan bahwa pencapaian ini akan menjadi milestone penting dalam roadmap pengembangan institusi. “Kami menargetkan dalam lima tahun ke depan, minimal ada dua juara tingkat nasional lagi dari mahasiswa kami. Untuk itu, kami terus meningkatkan kualitas dosen, fasilitasi penelitian, dan partnership dengan industri konservasi serta institusi penelitian internasional,” tuturnya dengan penuh komitmen.

Para mahasiswa pemenang sendiri sekarang menjadi inspirasi bagi adik-adik tingkat mereka. Banyak mahasiswa junior yang tertarik untuk bergabung dalam program penelitian dan kompetisi ilmiah berikutnya. Departemen Pengembangan Mahasiswa Lembaga Pendidikan Bandung Zoo sudah merencanakan sharing session dan mentoring dari kelima mahasiswa pemenang kepada mahasiswa angkatan berikutnya.

“Kami ingin menyebarkan spirit pemenang ini. Bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi tentang kontribusi nyata untuk pelestarian alam. Kami ingin setiap mahasiswa Lembaga Pendidikan Bandung Zoo memahami bahwa investasi waktu dan energi mereka dalam riset dan pembelajaran adalah investasi untuk masa depan planet kita,” kata Firman Adiputra dengan penuh idealism.

Memasuki era baru pencapaian ini, Lembaga Pendidikan Bandung Zoo telah memposisikan dirinya sebagai institusi pendidikan konservasi yang tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menghasilkan praktisi dan peneliti yang mampu memberikan solusi konkret terhadap krisis biodiversity Indonesia. Kesuksesan tim mahasiswa yang meraih juara pertama Kompetisi Inovasi Konservasi Satwa Nasional 2026 ini adalah bukti nyata bahwa sistem pendidikan berbasis lapangan dan mentoring intensif dapat menghasilkan lulusan yang excellent dan siap menghadapi tantangan nyata konservasi satwa liar.

Ke depannya, diharapkan bahwa pencapaian ini dapat menginspirasi institusi pendidikan lainnya untuk meningkatkan standar pembelajaran praktis dan mendorong mahasiswa untuk berkontribusi aktif dalam penelitian konservasi yang relevan dengan isu-isu lingkungan global. Sementara itu, kelima mahasiswa pemenang berkomitmen untuk terus melanjutkan research mereka hingga program Elang Jawa benar-benar implementatif dan memberikan hasil nyata bagi pemulihan populasi spesies langka tersebut di alam bebas. (Laporan: Tim Berita Kampus Lembaga Pendidikan Bandung Zoo)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis dengan standar jurnalistik profesional dan menghadirkan informasi faktual yang dapat diverifikasi dari sumber narasumber di Lembaga Pendidikan Bandung Zoo. Semua kutipan dan data yang disajikan merepresentasikan visi dan misi institusi dalam mengembangkan pendidikan konservasi berkualitas tinggi.

More From Author

Lembaga Pendidikan Bandung Zoo Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026, Menampilkan Talenta Mahasiswa Lintas Prodi

BEM dan Organisasi Mahasiswa Lembaga Pendidikan Bandung Zoo Luncurkan Program “Green Campus Initiative 2026” untuk Keberlanjutan Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw